Saturday, 10 September 2011

badai pasti berlalu

hampir 4 tahun sudah sejak 3 november 2007, jalannya begitu panjang, tawa, isak, tangis, dan kembali kedamaian hilir mudik sampai detik ini berlalu,,

aku ingat saat tangis itu benar2 membuatku terisak, seseorang dari masa lalu datang, menghancurkan semua hal yang kususun rapi (saat itu), nyaris aku berpikir akan kehilangannya tuk selamanya saat akhirnya ada udara baru yang berhembus di antara kerumitan itu,,

hampir saja, janur kuning melengkung tapi bukan aku dan dia yang bersanding, dan dengan begitu gilanya aku masih bertahan dengan perasaan yang sama, bahkan sampai saat ini,, Dia tidak tidur, Dia mendengar apa yang tak terucap oleh lisanku dan hanya kusampaikan lewat doa dan sembah sujudku, aku tergugu ternyata begitu panjang jalanan yang harus kulalui dengannya..

Dia berkehendak lain, semula kupikir jodohku dengannya cukup sampai di sana, dan bilapun saat ini aku masih bersamanya tak lebih karena kuasa yang maha segalanya, maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan? alhamdulillah terimakasih Tuhan, tak pernah membiarkanku sendiri..

Friday, 9 September 2011

yang slalu [sehalaman posting tuknya]

yang masih dan slalu jauh disana..

yang slalu hadirkan kegugupan di setiap keberadaannya..

yang slalu tunjukkan ceria saat pilu mendera..

yang slalu timbulkan kekhawatiran di tiap keheningannya..

yang slalu berikan kasih di antara perhatiannya..

yang dulu berikan cinta di setiap sikapnya..

yang kini berada di antara bimbang yg tak jua berujung..

pun..

yg slalu datang dan pergi begitu saja..

4 Mei '09
4.39
akoe..

klik dimari postingan aslinya

get married

Ms. Zubaidah Ningsih AS, M.Phil akhirnya nikah juga sama pak Dian Priatmoko, who is she?
bu zubeth adalah pembimbing skripsiku, kurang lebih sudah 6 bulan aku ngadu nasib bareng ibunya di proyek gula kelapa yang kebetulan diketuai oleh beliau..

minggu pagi, 4 september 2011 akhirnya jalinan cinta keduanya diresmikan melalui ikatan suci pernikahan, slalu mau nangis  (haru maksudnya) kalo ngliat pasangan yang udah lama jalan n akhirnya bisa barengan di pelaminan, huhu..

bareng a.m, tawir, alan, bembi, pakboz, n temennya (cewek), ketemu dosen2 disono (iyalaah, yang nikah aja dosen masa tamu undangannya pemdam kebakaran, pegimane maksudnye)

semoga langgeng sampe kakek2 n nenek2 ya ibuuk,,

di malang (lagi)

lebaran abis, senen masuk kuliah lagi, semester 7, gilak tingkat empat sayanya sekarang..

kuliah tinggal 3, semester ini ngambil 17 SKS (terhitung termasuk sekeripsi), bismillaaah, Tuhan gak tidur, sayanya tukang tidur,,

sederetan ujian bakal gw/saya/aku/whatever jalani, proposal, seminar kemajuan (dulu ujian kelayakan), abiz itu komprehensip, n palu diketok menyatakan saya sudah LULUS..


rasanya males buat menjemarikan apa yang sedang mengganjal banget2 di hati saya, pokonya akhirnya saya telah sampai pada satu kesimpulan tentang "mengapa skripsi itu harus dikerjakan secara perorangan dan tidak berkelompok?"

---------------------