Monday, 6 November 2023

menapak tilas jejakmu

lets start..
dulu, sejak sebelum menikah, kita memang sama-sama pecinta makanan pinggir jalan yang menurut kita higienis ya..
.
.
ga cuman jajanan aja sih, ya apa aja yang dijual di pinggir jalan gitu.. semisal aku pecinta nasgor abang2 gerobakan, sedangkan kamu ya sejak aku mulai menikmati aktivitas di dapur, praktis kamu lebih memilih nasgor buatanku, katamu lebih enak, ah yg boneng ente? 😂
sewaktu ngontrak dan hyu masih bayi, tetangga sebelah rumah kebetulan adalah penjual nasgor keliling, tapi kita berdua sepakat untuk rasa bakmie bapaknya haifa itu juara ya om ya, tentu saja kalau dibandingkan sama nasgor gerobakan di ITN ya beda sih.. 😂
oya, sebelum menikah kita pernah beli nasgor gandrung yang di sebelah jalan simpang gajayana, samping-sampingan sama sardo.. tipe nasgornya beda, pas request pedes, pedesnya itu pake rawit dipotong kecil-kecil gitu..
waktu tinggal di kampung, ada salah satu nasgor gerobakan yang mangkal dan jadi langganan kita yak, tapi kita belinya ya bakmie yang pedes poooolll, asli porsinya masyaAllah banget, dimakan berdua udah sama-sama kenyang, eh masih belom habis juga.. 😂
kamu iseng-iseng cari di gmaps nasgor pak kumis, eh nggak ada di gmaps, pada suatu senja saat kita berempat antri, kamu kutak kutik aja gitu di hapemu buat daftarin warungnya pak kumis di gmaps.. 😂
ada kali sekitar 7 tahunan langganan disana, dari sebelum ada ayi, yang kita beli ya selalu sama, nasgor biasa ga pedes sama bakmie pedes poooolll.. bapaknya seneng banget sama ayi, dari ayi masih digendong sampek ayi udah lari-larian sambil joget-joget dengerin lagu yang diputer sama pak kumis lewat netbook dan speaker nya..
butuh nyali besar sesungguhnya setelah kira-kira setahunan tidak kesana. hari ini dengan badan yang belum 100% oke aku kesana bersama ayi, karena hyu lebih berat nonton naruto gitu sih. sesungguhnya dadaku bergemuruh lumayan hebat, karena paknkumis pasti tidak tahu kalau kamu sudah berpulang mas..
setelah antri dan pesananku selesai dibuatkan, berkatalah pak kumis lemudian "lama banget gak kesini, tak pikir pindah, ada 2 tahunan yo ga kesini?" 
"setahunan pak" 
"kok tumben ayahe gak melok iki maeng?" #dheg
kusalami beliau kubilang "dikit banyak khilaf ayahnya mohon dimaafkan ya pak, ayahnya sudah berpulang" pak kumis lanjut bertanya "kapan? aku nggak tau blas"
"maret pak"
dst dst.. 
bisa dibayangkan, bagaimana aku menjawabnya, yang bisa kulakukan ketika menahan segala duka adalah dengan berlindung dibalik masker dan kacamata..
sesampainya di rumah ayi dengan polosnya berkata
"kak kakak, pak kumis lho nggak tahu klo ayah udah meninggal"
ketika aku membuka bungkusan bakmie, ayi berkata
"bunda pasti nggak habis bakmienya, orang klo sama ayah aja suka nggak habis bun bun"
dst dst.. 
masih banyak tukang-tukang yang dulu sering kita samperin berdua atau berempat yang sampai hari ini belum aku samperin, mas..
butuh nyali besar untukku menemui :
- ibu2 penjual daging ayam di pasar yang dulu sering kita samperin sambil kamu ngantar aku berangkat kerja
- bapak2 tukang batagor yang mangkalnya di deket pasar
- mas2 gorengan terpal biru yang walaupun udah pindah lapak tetep kita samperin juga
- mbak2 pecel di warung mak samah
- mas2 n mbak2 pecel n soto mbak um
- mas2 sempol pom bensin
- mbak2 vina milk yang jualan es boba yang kebetulan orang jakarta 
- mas2 martabak wong tegal yang aslinya orang slawi tapi lama kerja di jakarta
- dll dll


Sunday, 5 November 2023

struggle

bangun tidur kuterus migrain..
di suatu minggu pagi yang lumayan dingin, pasca hujan pertama di bulan november seusai kemarau berkepanjangan.. sekitar pukul 3 pagi mungkin, aku terbangun dengan kepala kiri yang sangat berat..
aku mungkin sedang lelah, terus menerus digempur pekerjaan, ya pekerjaanku memang hanya duduk-duduk saja, merajut, mengubah sehelai benang menjadi bermacam-macam hasil karya..
minggu ini aku dikejar deadline mengerjakan amigurumi baby whale sejumlah 100pcs, mengerjakan boneka rajut setinggi 30cm dengan semua asesoris yang bisa dilepas pasang, kemudian menyelesaikan tas rajut motif single ceochet modified, how strong i am, semuanya sendiri dalam satu minggu.. ☺️
ujung-ujungnya badanku yang nggak kuat, saat anak-anak masih tidur sekitar pukul 6 lewat, aku paksakan bangun lagi setelah kucoba rebahan, kupikir rebahan selepas shalat subuh membuat kepalaku enakan, ternyata tidak..
kubuka pintu gerbang, aku pergi ke tetangga depan yang memang sedang duduk-duduk, ibu-ibu tetangga bertanya ada apa denganku wajahku seperti ditekuk, aku berkata minta tolong dipijit tengkuk dan punggungku sepertinya aku masuk angin mak, pusing sekali kepalaku..
mak yah dan mak ngat dengan sigap memijat tengkuk dan punggungku, aku tergugu..
kebetulan pagi ini sedang ada acara puncak hari santri, jalan sehat dan bazar di alun-alun, bulik-bulikku serta merta ikut memeriahkan acara tersebut..
sementara ibuku sedang ada acara ke pantai bersama teman-teman pensiunannya.. 
aku masih tergugu diantara pijatan mak yah dan mak ngat, pun ketika menuliskan ini, terimakasih banyak ya emak-emak.. 

Friday, 27 October 2023

hei mas..

hei.. 
bagaimana kabarmu? 
tanpamu tidak semuanya berjalan baik-baik saja, sebaik ketika kamu ada.. 
tapi aku berusaha memastikan bahwa semua harus baik-baik saja, karena aku tak ingin kamu menyesali kepergianmu meninggalkan aku dan anak-anak dalam keadaan masih sangat membutuhkanmu. bukankah kebutuhan akan hadirmu itu sejatinya ya selamanya ya? ehehe.. 
mengenangmu kini adalah bagian paling menenangkan yang bisa kulakukan untuk meyakinkan aku bahwa semuanya baik-baik saja. 
aku percaya, seandainya kamu bisa memilih kamu tentu tidak pernah ingin meninggalkan aku secepat ini. bukankah masih banyak angan-angan yang sempat kita bincangkan kala itu? 
dalam banyak kesempatan kita masih bersenda gurau membayangkan akan hari tua kita, hari-hari dimana usia kita mulai senja.. tentu tidak pernah terlintas di benak kita untuk berpisah secepat ini bukan?  meskipun dulu jauh sebelum kamu sakit, kamu sempat berpesan pada hyu, begini katamu : "Kak, nanti kalau ayah meninggal duluan kakak jagain bunda sama ayi ya" 

 foto ini diambil oleh hyu, di taman ringin budho pare, sekitar satu bulan sebelum kamu sakit, bisa dibilang ini jalan-jalan terakhir kita.. 😊
aku akan berusaha untuk selalu baik-baik saja, untukmu, untuk anak-anak, untuk kita..
luving you as always.. :3

Saturday, 16 September 2023

tentang menjadi anak

sedikit cerita, hyu bersekolah di sebuah SD Negeri yang notabene memang sekolah umum, tapi yang saya sukai dari sekolahnya adalah tidak mengesampingkan nilai-nilai agama dan pekerti..

jadi meskipun bersekolah di sekolah umum, dia tetap mendapatkan pelajaran agama yang cukup mendalam entah itu dari segi ibadah maupun adab..

di hari terakhir kehidupan ayahnya, lewat jam 1 siang saat itu, hyu mengambil wudhunya kemudian sholat dzuhur di samping kasur tempat ayahnya berbaring dan di situ ada saya.. 

saya menuntun ayahnya untuk melafalkan taqlin, meskipun ayahnya sudah tidak mampu menirukan tapi saya tau dia mendengar, mengikuti ucapan saya dari dalam hatinya, dan merespon setiap bacaan saya meskipun dengan gerakan yang sangat minim, seperti gerakan tangan yang sangat pelan bahkan kedipan mata sekali pun.. 

setelah salam, dia kemudian berdiri lagi dan melakukan takbiratul ihram kembali, dalam hati sejujurnya saya bingung apa yang dilakukan hyu, dia melakukan sholat 2 rokaat yg ditutupnya dengan sujud yang cukup panjang..

saya melihat matanya yang berkaca-kaca penuh ketulusan dan kepolosan seorang anak yang belum genap 10 tahun usianya seusai dia bngun dari sujud panjangnya..

saya tanya dia, habis sholat dzuhur kakak sholat apa barusan?
kemudian dia menjawab sholat hajat, dia lanjut bercerita ketika saya bertanya apa yang menjadi hajatnya. kemudian dia menjabarkan apa-apa yang diinginkannya melalui sujud panjang tadi.. 
"kakak berdoa sama Allah, supaya kalau memang ayah waktunya meninggal kakak ikhlas, kakak pingin ayah dimudahkan meninggalnya, kakak berdoa berdoa sama Allah kakak pingin menjadi anak yang membanggakan ayah sama bunda" 

mendengar penjabarannya saya menangis haru, sangat haru, saya peluk dia saya bilang sama dia saya bangga kepadanya, saya bilang sama dia "insyaAllah doanya anak sholeh dikabulkan oleh Allah" 

kemudian dia berbaring di samping ayahnya seraya melafalkan taqlin untuk ayahnya sambil memeluk erat ayahnya.. 

-----
bagaimana saya tidak bangga memiliki anak seperti hyu, meskipun dia terlahir dari ibu yang mungkin tidak membanggakan orangtuanya tapi saya sangat bersyukur telah memiliki anak yang sangat membanggakan.. terimakasih ya kak.. 

----
sori klo ceritanya tidak runut dan bahasanya lumayan semrawut, saya harus menekan emosi saya sedalam mungkin agar tulisan ini bisa menjadi bacaan yang utuh meskipun saya harus disertai dengan tangisnyang mengharu biru..